Screenrant melaporkan, untuk mengaktifkannya hanya diperlukan pemasangan amplifier di sepanjang rute serat yang sudah ada. Spesifiknya, amplifier ini harus dipasang pada jarak 40 hingga 100 kilometer pada rute serat, dan ini hanya akan memakan biaya sebesar Rp310 juta per amplifier.
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer
Ini tentunya menjadi sebuah solusi gemilang dan dapat menjadi revolusi internet jika terus dikembangkan. Setidaknya, paling mudah ini dapat diterapkan di pusat kota atau wilayah industri besar yang umumnya paling mudah mendapatkan jaringan internet.
Untuk saat ini, secara resmi temuan tersebut telah tercantum dalam IEEE Photonics Technology Letters yang sudah dipublikasi pada 20 Juli 2020.
(Ahmad Luthfi)