Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Energi Petir Lebih Besar dari Pembangkit Tenaga Listrik

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2020 |12:38 WIB
Energi Petir Lebih Besar dari Pembangkit Tenaga Listrik
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Petir kerap kali hadir setelah hujan. Fenomena ini terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif.

Dikutip dari buku 'Kisah 1001 Fakta Sains Tersuper di Dunia' petir merupakan hasil pelepasan muatan listrik di awan. Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas dan bunyi yang sangat kuat yaitu geluduk, guntur atau halilintar.

Energi yang dilepaskan sambaran petir konon lebih besar daripada yang dihasilkan pusat pembangkit tenaga listrik. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk bisa mencapai 10 ribu derajat Celcius.

Cahaya yang dikeluarkan petir lebih terang ketimbang cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sambaran petir rata-rata memiliki kecepatan 150 ribu kilometer per detik itu juga akan menimbulkan bunyi yang menggelegar.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement