Langkah penutupan pabrik untuk sementara itu, menjadi hambatan utama bagi VW mengejar target penjualan kendaraannya di China. Dalam operasi produksi kendaraan di negara tersebut Volkswagen menjalin kerjasama dengan perusahaan lokal seperti SAIC Motor dan FAW Group, dengan lokasi pabrik terbesar di Shanghai dan Tianjin.
Selain menyebut nama Volkswagen, laporan S&P yang sama juga menyebut tren negatif juga berpotensi dialami oleh Nissan serta Honda. Performa penjualan Nissan diramalkan semakin menurun, sedangkan produksi dan penjualan Honda di China berpusat di Wuhan dengan kontribusi sebesar 30 persen dari perolehan secara global.

Kebijakan menambah libur Imlek dan penghentian kegiatan industri, sesuai arahan Pemerintah China, berakhir pada pekan ini. Namun sejumlah produsen memilih untuk memperpanjang penutupan pabriknya hingga pekan depan, dikarenakan kekurangan pasokan komponen mobil dari penyuplai setempat.
(Mufrod)