Menurut Okti, ide membuat teko ini muncul begitu saja. Selain menggemari gerabah, Okti sedari kecil memang terbiasa dengan kegiatan pengrajian keramik untuk gerabah.
“Teko adalah alat yang biasa digunakan sehari-hari. Masyarakat sudah sangat familiar dengan teko sebagai wadah untuk minum mereka,” tambah Okti.
Teko ini mampu membunuh bakteri dan menetralkan zat-zat pencemar. Sehingga teko mampu menghasilkan air sehat. Dalam beberapa kondisi air, malah teko ini bisa menghasilkan air yang siap minum.
Okti membuat formulasi untuk membuat teko pengolah air sehat, yakni dengan mencampur zeolite, arang aktif serta dengan bentolite serta bahan baku teko, lempung. “zeolitdan bentolite serta arang aktif selama ini dikenal memiliki daya serap yang tinggi,” tambah Okti.
Teko yang diciptakan oleh Okti serupa dengan teko-teko air pada umumnya. Akan tetapi, kandungan zeolite, arang aktif dan bentolite dalam bahan pembuatan teko membuat teko ini punya kemampuan mengolah air yang tercemar menjadi air bersih.
(Ahmad Luthfi)