SEOUL - Pengaruh berantai wabah virus korona (Coronavirus/nCov) di China, mempengaruhi kinerja produksi produsen Hyundai Motor. Untuk sementara, fasilitas produksi Hyundai di Korea Selatan harus menunda produksi mobil SUV Hyundai Palisade karena terhentinya suplai komponen kendaraan dari China.
Sejumlah perusahaan penyuplai suku cadang kendaraan untuk perakitan kendaraan keluaran Hyundai, masih meliburkan karyawan seiring merebaknya penyebaran virus korona itu. Sebelumnya, otoritas China mewajibkan seluruh fasilitas manufaktur, termasuk pembuat suku cadang mobil, meliburkan karyawan sampai 2 Februari kemarin.

Kebijakan ini akhirnya membuat Hyundai harus menghitung ulang kapasitas produksi serta memetakan kebutuhan suplai komponen, menanggapi terhentinya pasokan dari China. "Penundaan perakitan model SUV Palisade dala fasilitas produksi di Ulsan akan dilakukan selama pekan ini, akibat kurangnya suku cadang," kata juru bicara Hyundai, seperti dilansir dari laman Reuters.
Suplai suku cadang untuk produksi tersebut masih akan didatangkan dari pabrikan di wilayah lain, sampai kegiatan produksi rekanan Hyundai di China kembali berjalan 9 Februari mendatang. Jam kerja tambahan pada akhir pekan di fasilitas produksi milik Hyundai juga mulai ditiadakan sejak pekan lalu.