Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ali Mohamed Zaki, Ilmuwan Mesir Temukan Virus Korona di 2012

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Kamis, 30 Januari 2020 |10:19 WIB
Ali Mohamed Zaki, Ilmuwan Mesir Temukan Virus Korona di 2012
Profesor Ali Mohamed Zaki (Foto: The Guardian)
A
A
A

Untuk mengingatkan ilmuwan lain, Zaki memposting catatan tentang proMED, sistem pelaporan internet yang dirancang untuk secara cepat berbagi rincian penyakit menular dan wabah dengan para peneliti dan lembaga kesehatan masyarakat. Alih-alih mendapatkan apresiasi, Zaki dipecat dari rumah sakit. Ini lantaran Kementerian Kesehatan Arab Saudi kala itu itu tidak suka virus tersebut muncul di proMED.

"Mereka memaksa rumah sakit untuk mengakhiri kontrak saya. Saya terpaksa meninggalkan pekerjaan saya karena ini, tetapi itu adalah tugas saya. Ini adalah virus yang serius," kata Zaki.

Menurut Zaki, virus tersebut sangat serius. Pasalnya pneuomonia yang menjangkit pasien memburuk, napasnya semakin pendek, ginjal dan organ lainnya mulai goyah dan gagal. Pasien itu meninggal 11 hari setelah ia tiba di rumah sakit.

Novel Coronavirus tersebut pertama kali menyebar di China dan berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei.

Kini virus korona juga menyebar di luar China yakni Thailand, Jepang, Hong Kong, Singapura, Taiwan, Australia, Macau, Malaysia, Prancis, Amerika, Jerman, Korea Selatan, Arab Saudi, Kanada, Vietnam, Kamboja, Filandia, Nepal, dan Sri Lanka.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement