DETROIT - Penerapan teknologi kendaraan berupa elektrifikasi serta fitur otonom juga menyentuh sektor militer. Salah satu produsen yang menyiapkan divisi khusus untuk mengembangkan kendaraan militer adalah General Motors (GM). Rencana menggarap model kendaraan militer masa depan tersebut dilakukan melalui divisi GM Defense.
Bentuk rencana pengembangan kendaraan militer tersebut salah satunya bertujuan menyediakan alat angkut skuat infanteri militer Amerika Serikat. GM Defense sendiri berusaha memperoleh kontrak kerjasama membangun sebanyak 2.065 unit kendaraan angkut tersebut dalam kurun 10 tahun mendatang.

GM Defense rencananya mengajukan proyek kendaraan elektrifikasi sebagai konsep utama kepada angkatan bersenjata Amerika Serikat. Presiden GM Defense, David Albritton, seperti dikutip oleh laman Detroit Free Press menyebut kendaraan elektrifikasi memberi keuntungan saat bertugas di medan perang.
Keunggulan dari kendaraan militer dengan tenaga paket baterai antara lain disebut menghasilkan kekuatan lebih besar dengan ukuran serta bobot lebih ringan. Begitu juga dengan minimnya suara yang dihasilkan kendaraan tersebut, sehingga mendukung keterlibatannya dalam misi perang strategis di masa depan.