Hitungan seperti itu memberi kemudahan kepada pengemudi, untuk dapat merespons penyesuaian jarak dan kecepatan dengan kendaraan lain di depan. Pengaturan jarak antar kendaraan ini, juga dapat memberi ruang pengemudi untuk bermanuver menghindar apabila pengereman dirasa tidak memungkinkan.

Tips memperkirakan jarak antar kendaraan dengan hitungan detik tersebut bisa dilakukan oleh pengemudi mobil semua ukuran. "Gejala menyepelekan jarak ini sebenarnya dimiliki oleh semua pengendara di jalan tol. Kebanyakan merasa bisa melakukan pengereman saat kendaraan di depannya berhenti," kata Deki.

Sikap percaya diri secara berlebihan tersebut, dianggap Deki sebagai awal pendekatan agresif yang bisa memicu insiden fatal. "Padahal pengemudi manapun termasuk pembalap sekalipun kalau sudah tidak terpenuhi jarak pengereman tidak akan bisa menghindar dari benturan," ujarnya
(Mufrod)