Proyek Palapa Ring Paket Timur telah resmi beroperasi. Proyek jaringan tulang punggung (backbone networks) serat optik sepanjang 6.878 kilometer yang menghubungkan 35 kabupatan/kota layanan dan 16 kabupaten/kota interkoneksi di wilayah Timur ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (14/10/2019).
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut Palapa Ring ibarat jalan tol bagi internet berkecepatan tinggi.
“Palapa Ring ini seperti jalan tol untuk internet kecepatan tinggi. Dari pintu tol tadi, dibangun akses ke dalamnya oleh teman-teman operator telekomunikasi. Jadi mulai saat ini, dari 514 kabupaten/kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol tadi,” kata Menkominfo.
Meliputi wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat, Palapa Ring Paket Timur melengkapi dua paket jaringan tulang punggung internet nasional lainnya yang telah lebih dulu beroperasi dan dinikmati masyarakat sejak tahun 2018, yaitu Palapa Ring Paket Barat dan Tengah.
Di depan Presiden Joko Widodo dan sejumlah stakeholder, Menkominfo turut menjelaskan bahwa konsep Palapa Ring telah ada sejak tahun 2005, namun struktur yang tepat untuk menjalankan proyek tersebut baru ditemukan pada tahun 2015.
“Ini konsep sejak 2005 tapi belum pernah tereksekusi. Setelah 2015, baru kita mendapatkan struktur yang pas dengan skema kerja sama pemeirntah dan badan usaha (KPBU),” jelas Menteri Rudiantara.