Dalam laporannya Menteri Rudiantara turut menjelaskan bahwa pembangunan jaringan Palapa Ring di Papua merupakan pembangunan infrastruktur terluas yang dibangun pemerintah, yang menunjukkan kebijakan Indonesia-sentris.
“Khusus Palapa Ring Paket Timur di Papua, kami membangun di 30 kabupaten/kota baru yang tidak ada jaringan tulang punggung atau backbone, serta membangun interkoneksi di 11 Papua dan Papua Barat. Ada 42 kabupaten. Kalau kita lihat pembangunan infrastruktur yang dibangun pemerintah di kabupaten/kota di Papua, ini yang paling luas. Ini menunjukkan kebijakan keberpihakan pemerintah yang Indonesia-sentris.”
Palapa Ring juga turut dievaluasi dari sisi dampak sosial dan ekonomi oleh para perguruan tinggi di bawah IIGF Insitute milik PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Menurut Menkominfo, ini menunjukkan Palapa Ring sebagai proyek yang juga memperhatikan dampak bagi masyarakat.
“Pembangunan Palapa Ring ini juga dilakukan evaluasi oleh PT di bawah IIGF Institute, dampak sosial ekonominya seperti apa, dampak pada peningkatan jumlah lapangan pekerjaan seperti apa. Ini satu proyek yang menurut saya bukan sekedar membangun dan mengoperasikan, tapi juga dampak yang penting bagi ekonomi sosial dan lapangan pekerjaan,” tutup Rudiantara.
(Gabriel Abdi Susanto)