Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Berkendara Aman saat Mati Lampu di Malam Hari

Medikantyo , Jurnalis-Senin, 05 Agustus 2019 |13:29 WIB
Cara Berkendara Aman saat Mati Lampu di Malam Hari
Situasi Berkendara Dengan Penerangan Jalan Minim (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengemudi kendaraan bermotor tidak perlu panik ketika mendapati penerangan jalanan tiba-tiba menjadi redup akibat pemadaman aliran listrik. Seperti yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

Jika memang harus melanjutkan perjalanan dalam situasi penerangan yang kurang memadai, pengemudi wajib memperkirakan jarak aman sesuai dengan lampu utama pada kendaraan miliknya. Hal itu diungkapkan oleh pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu.

 Lalu Lintas

Langkah berikut yang wajib dilakukan oleh pengemudi adalah menyesuaikan kecepatan kendaraannya. "Hal tersebut dilakukan berdasar kalkulasi jarak pandang dari lampu utama kendaraan sehingga kita masih bisa memiliki jarak pengereman secara optimal," ujar Jusri menambahkan.

Kondisi komponen kendaraan yang baik juga mendukung pengemudi dalam membawa mobil atau motornya melewati jalanan dengan kondisi minim pencahayaan. Tidak hanya itu, reflektor hingga lampu belakang yang masih berfungsi maksimal dapat menjadi indikator penting bagi pengendara lain di jalanan.

 

Pengendara juga wajib mengendalikan emosi ketika mengemudikan kendaraannya dalam situasi pencahayaanjalan yang terbilang minim. "Mengontrol emosi saat berkendara menjadi penting. Pasalnya sebagian besar kecelakaan lalu lintas diakibatkan oleh kesalahan pengambilan keputusan oleh pengendara di jalan raya," kata Jusri menjelaskan.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement