Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Listrik Jadi Taksi, Jangan Heran Suaranya Senyap

Mufrod , Jurnalis-Selasa, 19 Maret 2019 |14:00 WIB
 Mobil Listrik Jadi Taksi, Jangan Heran Suaranya Senyap
Mobil listrik digunakan untuk armada taksi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Percepatan kehadiran mobil listrik terus digenjot pemerintah, baik dari aturan maupun kesiapan industri automotifnya di tanah air.

Meski produsen automotif di Indonesia telah menyatakan siap dengan teknologi mobil listrik, namun penjualan mobil ini belum dilakukan sepenuhnya. Walau demikian, perusahaan jasa angkutan penumpang saat ini mengaku telah membeli mobil listrik cukup banyak untuk digunakan sebagai armada taksinya.

Pembelian mobil listrik tersebut diakui pemilik perusahaan kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan. "Kemarin saya ketemu yang punya taksi Blue Bird, papasan di warung. Dia mengatakan sudah beli taksi listrik banyak banget, sekarang lagi runding dengan PLN. Saya tanya ada masalah? Enggak ada tapi bingung. Makanya PLN pro aktif lah. Jadi tolong ada unit yang bisa kembangkan ini," katanya.

 

Perusahaan taksi terbesar tersebut sebelumnya diketahui akan menggunakan mobil listrik untuk armadanya. Sebanyak 100 unit mobil listrik dari Tiongkok. Jika rencana tersebut terealisasi, maka armada taksi nantinya akan lebih senyap tanpa suara.

Mobil listrik BYD e6 dibekali baterai berkapasitas 80 kWh yang mampu meletupkan tenaga hingga 121 hp dengan torsi sebesar 450 Nm. Pada kondisi baterai penuh mobil ini mampu menempuh jarak hingga 402 km.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement