Kendala yang dihadapi Suzuki saat ini tentu tak terlepas dari kondisi permintaan Suzuki Jimny yang sangat tinggi di beberapa negara. Bahkan pabrik Suzuki di Jepang sendiri dikabarkan terus menggenjot produksinya untuk memenuhi permintaan pasar di beberapa negara.
Seperti yang terjadi di London, penjualan Suzuki sangat besar, hal itu membuat banyak dile Suzuki di London menolak pemberian uang muka dari konsumen yang ingin membeli Jimny untuk tahun depan. Karena jumlah unit dan pemesanan tak seimbang.

Khusus untuk pasar automotif Inggris, Suzuki Jepang saat ini memberikan jatah kuota mobil mencapai 1.200 unit untuk tahun depan. Jumlah ini sudah dipastikan telah terpesan habis, sehingga diler tak dapat lagi menawarkan ataupun menjual Jimny kepada konsumen di Inggris.
(Mufrod)