YOGYAKARTA - Indosat Ooredoo mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan pendapatan dengan jalur B2B (business to business), khususnya di bidang IoT dan Big Data.
"Saya menggambarkan B2B itu engine of group (mesin kelompok), kita berpandangan dan pemegang saham juga berpandangan bahwa jangan bolak balik jual pulsa saja. Pertumbuhannya (jual pulsa) memang jelas tapi itu pertumbuhan yang unpredictable. Kita ingin suatu lonjakan, untuk bisa muncul lonjakan-lonjakan itu kita mau B2B," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Chris Kanter dalam acara temu media di Sleman, Yogyakarta, Senin (28/1/2019).
Chris juga mengatakan jika B2B akan memperkuat fundamental dalam layanan ICT Indosat Ooredoo.
Sementara itu, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo mengatakan jika saat ini B2B ditargetkan untuk memegang kontribusi 25 persen dari total revenue di 2019.
"Ini satu lonjakan yang besar juga, sebelumnya hanya di bawah 20 persen. Jadi yang jelas arah akan jelas menanggung ini," kata Intan.