
Berdasarkan laporan tesebut, jumlah kekayaan konglomerat dunia akan meningkat hingga 10,6% pada 2017 lalu. Jumlah ini untuk pertama kalinya menembus level USD70 triliun selama enam tahun belakangan ini.
Selain kekayaan konglomerat meningkat, hadirnya konglomerat baru juga akan menguntungkan pasar mobil premium atau mewah. Berdasarkan perhitungan data Capgemini, jumlah orang superkaya di dunia telah mencapai 42,2 juta pada 2018, dan jumlah tersebut bisa menjadi pasar bagi pertumbuhan penjualan mobil mewah.
Hal ini diamini oleh Michelle Krebs, analis dari Autotrader, yang mengatakan orang-orang kaya memiliki disposable income yang lebih banyak dari sebelumnya. “Pendapatan ini yang memicu tingginya permintaan mobil premium,” ujarnya.
(Mufrod)