JAKARTA - Segitiga Bermuda merupakan sebuah tempat yang mengandung misteri besar, di mana banyak kapal yang hilang secara misterius. Tempat itu membentang di bagian barat Atlantik Utara antara Florida, Puerto Roco, dan Bermuda.
Dikenal dengan sebutan Segitiga Setan, menurut laporan The Sun tempat tersebut telah menelan lebih dari 1.000 jiwa dalam 100 tahun ini.
Dilansir dari laman Slash Gear, Sabtu (11/8/2018) penelitian terbaru oleh para ilmuwan telah mengungkapkan misteri hilangnya kapal-kapal tersebut. Hal itu disebabkan oleh gelombang jahat bernama Rogue.
“Ada badai di selatan dan utara yang datang bersamaan. Dan jika ada tambahan dari Florida, itu bisa menjadi formasi yang berpotensi mematikan dari gelombang jahat (Rogue), ” kata Ahli Kelautan dan dosen di Univeristas Southampton.
“Gelombang Rogue tersebut sangat curam dan tinggi. Kami mengukur tinggi gelombangnya mencapai 30 meter (98 kaki). Semakin besar kapalnya, maka kerusakan akan semakin besar terjadi. Jika Anda bisa membayangkan sebuah gelombang jahat dengan puncak di kedua ujungnya, tidak ada apa pun di bawah perahu itu, sehingga ia terbelah menjadi dua. Jika itu terjadi, itu bisa menenggelamkan perahu dalam hitungan dua hingga tiga menit," jelas dia.
