JAKARTA - Produk tablet saat ini kurang diminati masyarakat, bahkan stagnan. Hal tersebut juga diakui oleh IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang, dalam acara Media Experience Samsung Galaxy Tab S4 di Jakarta, belum lama ini.
"Kalau orang belum perlu sekali (tablet), mereka pasti akan memilih handphone atau laptop. Sekaligus spesifikasi yang kurang misalnya RAM yang rendah membuat orang lebih memilih handphone," tutur dia.
Namun menariknya, kata dia di Indonesia market share tablet masih sangat tinggi. Khususnya untuk pasar premium atau menengah ke atas dengan harga produk Rp8 juta ke atas. Bahkan, market share tablet Samsung sangat dominan bisa mencapai angka 67 persen di Indonesia.
Orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk membeli barang high end masih sangat tinggi. Semisal saja, mereka masih berpikir apakah membeli barang yang lebih murah menghasilkan kualitas yang baik.
