Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknologi Vacuum Cleaner Diciptakan Sejak Abad Ke-19

Azizah Fitria Nur Chandani , Jurnalis-Senin, 19 Februari 2018 |19:01 WIB
Teknologi <i>Vacuum Cleaner</i> Diciptakan Sejak Abad Ke-19
(Foto: Thewirecutter)
A
A
A

JAKARTA - Mesin penghisap debu (vacuum cleaner) pertama kali muncul di abad ke-19. Hubert Cecil Booth telah membuat perusahaan penghisap debu pertamanya di Inggris yang dikenal sebagai British Vacuum Cleaner Company.

Dilansir dari Hoover, tak lama setelah Huberts ada William Henry Hoover yang juga mengalami kesuksesan di Amerika dan ia membuat kemajuan di pasaran Inggris menyusul Booth. Penghisap debu Hoover di Inggris menjadi sangat sukses dan menjadi sesuatu yang identik tentang penghisap debu.

Pada awalnya beberapa penghisap debu di Inggris menggabungkan desain tas kain, di mana penghisap debu mengumpulkan debu tersebut di dalam tas. Begitu tas tersebut penuh, dapat dikosongkan dan dipasang kembali.

Tidak seperti penghisap debu modern di Inggris, penghisap debu tidak memiliki penyaringan yang lebih maju seperti sikat bermesin untuk menghisap debu yang lebih efektif.

Setelah beberapa dekade diperkenalkannya penghisap debu, nyatanya penghisap debu di Inggris merupakan barang mewah yang hanya dapat dibeli oleh kalangan atas. Setelah Perang Dunia II barulah menjadi barang yang umum dimiliki kalangan menengah.

Baca juga: Mikhail Kalashnikov sang Penemu AK-47 yang Menyesali Inovasinya

Meskipun Vacuum Cleaner di Inggris menjadi barang mewah sepanjang 1930-an sampai 1940-an, teknologi tersebut maju sangat luar biasa dan pada 1952 Hoover meluncurkan Constellation, penghisap debu yang dapat mengapung seperti Hovercraft. Hoover merancangnya agar bisa ditempatkan di tengah ruangan dan bisa disesuaikan pengguna.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement