Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Ungkap Bima Sakti 'Memakan' 11 Galaksi

Qonita Chairunnisa , Jurnalis-Selasa, 16 Januari 2018 |21:01 WIB
Ilmuwan Ungkap Bima Sakti 'Memakan' 11 Galaksi
(Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Para ilmuwan meneliti sebuah survei menyeluruh tentang 400 juta objek di kosmos. Mereka telah menemukan hal luar biasa mengenai Bima Sakti yang ternyata gemar ‘makan’.

Hasil awal dari survei Dark Energy telah menunjukkan tampilan yang menakjubkan pada 11 galaksi yang lebih kecil. Galaksi-galaksi tersebut telah dimakan oleh Bima Sakti, menguranginya menjadi arus bintang.

Sebelum penemuan ini, hanya sekira dua lusin aliran bintang yang terlihat. Penelitian tersebut bergantung pada data tiga tahun dari Dark Energy Survey, yang mencakup seperdelapan dari seluruh langit, atau sekira 5.000 derajat persegi.

Lebih dari 400 peneliti dari seluruh dunia berkolaborasi untuk mengungkap sifat energi gelap yang misterius, menggunakan Dark Energy Camera yang terpasang di teleskop NSF’s 4-meter Blanco di Cile. Survei sejauh ini telah mencakup sekira 40.000 eksposur yang diambil dengan kamera.

Baca juga: Alien Pernah Hidup di Galaksi Bima Sakti 10 Miliar Tahun Lalu, Benarkah?

“Ada berbagai macam penemuan untuk ditemukan dalam data. Sementara para ilmuwan DES berfokus menggunakannya untuk belajar tentang energi gelap, kami ingin memperkenankan para astronom mengeksplorasi gambar-gambar ini dengan cara baru, untuk memperluas pemahaman kita tentang alam semesta,” kata Brian Yannay dari Fermi National Accelerator Laboratory, ilmuwan proyek pengelolaan data Dark Energy Survey.

Melalui survei tersebut, para peneliti menemukan 11 aliran bintang baru – sisa-sisa galaksi yang telah terkoyak hingga hancur oleh Bima Sakti. Objek-objek ini tercipta sebagai 'halo' Bimasakti dari dark matter atau materi gelap, yang menggerogoti galaksi kecil terdekat, menariknya dan mengoyaknya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement