Para ilmuwan melakukan pemindaian pada hiu prasejarah itu, satu-satunya yang pernah ditemukan pada periode Devon, untuk menemukan bahwa hiu dan nenek moyang manusia berpisah sekira 440 juta tahun lalu selama periode Silurian.
Baca juga: Hiu Berusia 80 Juta Tahun Miliki 300 Gigi, Nih Penampakannya!
Fosil tersebut juga mengungkap banyak informasi tentang sejarah evolusioner hiu. "Fosil itu mengungkapkan informasi baru tentang keragaman hiu terdahulu yang belum pernah kita akses sebelumnya," kata Coates.
Namun, informasi baru ini juga mempersulit pemahaman para peneliti tentang keturunan ikan hiu. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa evolusi hiu memiliki lebih banyak cabang daripada yang diketahui sebelumnya, beberapa di antaranya terkonvergensi. Hal ini menyebabkan perkembangan ciri hiu modern, seperti insang ganda dan tenggorokan panjang.
Temuan penelitian baru telah dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B. Demikian dilansir dari International Business Times, Senin (8/1/2018).
(Ahmad Luthfi)