Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TOP AUTOS OF THE WEEK: Juni 2018, Perempuan di Arab Saudi Boleh Nyetir Mobil

Santo Evren Sirait , Jurnalis-Minggu, 01 Oktober 2017 |17:40 WIB
TOP AUTOS OF THE WEEK: Juni 2018, Perempuan di Arab Saudi Boleh <i>Nyetir</i> Mobil
Ilustrasi perempuan mengemudi (MetroUK)
A
A
A

Penjualan mobil di Arab Saudi sendiri sempat mengalami kelesuan akibat buruknya kondisi ekonomi sejalan dengan merosotnya harga minyak. Pada 2015, penjualan kendaraan penumpang di Arab Saudi sempat mencapai puncaknya yakni 858 ribu unit, tapi pada tahun lalu anjlok hingga 25 persen menjadi 644 ribu unit.

Aturan ini diyakini akan membawa dampak besar, mengapa? Data Merrill Lynch, menyebutkan ada 9 juta perempuan pengemudi potensial, di mana 2,7 juta di antaranya bukan warga Arab Saudi. Mereka umumnya para pekerja di sektor swasta, termasuk pertambangan.

Apalagi, saat ini angka kepemilikan kendaraan di Arab Saudi masih 220 unit dari 1.000 orang. Diprediksi angka ini akan meningkat menjadi 300 per 1.000 orang hingga 2025, mendekati rasio kepemilikan kendaraan negara tetangganya, Uni Emirat Arab.

(Baca juga: Arab Saudi Akhirnya Perbolehkan Perempuan Menyetir Mobil, Aktivis: Perjuangan Kami Berhasil)

Selain dapat meningkatkan penjualan, dengan adanya aturan baru tersebut diperkirakan dapat mengurangi jumlah kecelakaan, demikian pernyataan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Nayef.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement