Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HARI MERDEKA: Menginspirasi! Kisah Ilmuwan Indonesia Temukan 23 Kromosom Manusia yang Mengubah Pandangan Dunia

Lely Maulida , Jurnalis-Kamis, 17 Agustus 2017 |08:47 WIB
HARI MERDEKA: Menginspirasi! Kisah Ilmuwan Indonesia Temukan 23 Kromosom Manusia yang Mengubah Pandangan Dunia
Ilustrasi kromosom (Foto: YouTube)
A
A
A

Tahun 1921, Theophilus Painter secara tidak sengaja menemukan cara untuk mengamati dan menghitung jumlah kromosom pada manusia. Ia mengamati sel testis dari dua pria berkulit hitam yang meminta dikebiri dengan cara membuat sayatan tipis dan diproses dengan larutan kimia.

Setelah diamati dengan menggunakan mikroskop, Painter menemukan adanya serabut-serabut kusut yang ternyata adalah kromosom tak berpasangan pada sel testis dan jumlahnya 24 pasang. Atas temuannya, selama hampir 30 tahun para ilmuwan meyakini bahwa kromosom manusia berjumlah 24 pasang, sesuai dengan penghitungan mereka dengan cara lain.

Kemudian pada 22 Desember 1955, Tjio secara kebetulan menghasilkan suatu penemuan ketika dia sedang memisahkan kromosom dari inti sel (nukleus) sejumlah sel. Tjio mencoba mengembangkan suatu teknik untuk memisahkan kromosom di preparat (slide) kaca.

Saat preparat tersebut diamati di bawah mikroskop, Tjio menemukan hasil yang mengejutkan, yakni ada 46 kromosom atau 23 pasang pada jaringan embrionik paru-paru manusia. Tjio kemudian menuliskan temuannya dalam Scandinavian journal Hereditas, pada 26 January 1956.

Pada masa tersebut, menjadi suatu kewajiban di Eropa untuk menuliskan nama kepala lab sebagai penulis utama sebagai pengakuan/penghormatan atas bimbingan dan dukungan yang diberikan lab tersebut, namun Tjio menolak untuk melakukannya. Ia mengancam akan membuang karyanya bila tidak ditempatkan sebagai penulis utama pada jurnal temuan tersebut hingga akhirnya nama Tjio tercantum sebagai penulis utama, sementara Albert Levan sebagai penulis pendamping (co-author).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement