JAKARTA - Teknologi dari berbagai sektor banyak dikenal dari luar negeri. Meski begitu, banyak karya anak bangsa yang turut berhasil mencuri perhatian dunia berkat temuannya.
Dalam bidang bioteknologi khususnya genetika, diyakini bahwa kromosom manusia berjumlah 24 pasang. Namun setelah diamati, kromosom manusia rupanya sejumlah 23 pasang.
Adalah ilmuwan bernama Joe Hin Tjio yang menemukan bahwa kromosom manusia berjumlah 23 pasang.
Tjio merupakan keturunan Tionghoa yang lahir di pulau Jawa, tepatnya di Pekalongan, Jawa Tengah pada 2 November 1919. Ia dikenal sebagai ahli sitogenetika Amerika karena 23 tahun hidupnya dihabiskan di Institut Kesehatan Nasional atau National Institute of Health, Amerika Serikat (AS).
Baca juga: HARI MERDEKA: Si Anak Desa yang Gemparkan Jagat Sains dengan Penemuan Alat Terapi Kanker