Baca juga: Asyik, Foto dan Video di Telegram Bisa Hilang Sendiri
Jika Bos Facebook senang memakai kaus berwarna abu-abu, maka Pavel Durov senang memakai pakaian yang serba hitam. Gaya berpakaiannya tersebut mengingatkan kita pada tokoh Neo dalam film ‘The Matrix’.
Namun, kesuksesan Durov terpaksa harus berhenti karena campur tangan pemerintah Rusia. Karena dianggap melindungi kelompok anti-pemerintah, Rusia meminta Durov untuk memberikan kontrol terhadap VKontakte. Namun permintaan itu ditolaknya.
Baca juga: Astaga! Ini Ternyata Alasan Teroris Senang Menggunakan Telegram
Pada 2011, Pavel Durov mengunggah foto seekor anjing yang sedang menjulurkan lidah. Foto itu diduga sebagai respons Durov terhadap permintaan pemerintah Rusia. Setelah insiden tersebut, kepemimpinannya di VKontakte kian memudar. Hingga pada akhirnya ia harus rela menjual VK kepada Mail.ru Group, perusahaan yang didukung pemerintah.