Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aturan Mengisi Tangki Cadangan Radiator Mobil

Pius Mali , Jurnalis-Rabu, 07 Desember 2016 |19:47 WIB
Aturan Mengisi Tangki Cadangan Radiator Mobil
Ilustrasi mengisi radiator (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Radiator mobil biasanya dilengkapi dengan tangki cadangan (reservoir). Tangki tersebut berfungsi menampung air yang memuai akibat panas dari radiator.

Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi menjelaskan, mengisi air ke tangki cadangan tidak bisa asal penuh.

"Kalau sembarangan pasti ada dampaknya. Karena begini, ketika radiator itu panas dia akan memberi tekanan air ke tangki cadangan. Jadi kalau tangkinya sudah penuh air, pasti akan luber. Itu kan tumpahannya bisa kemana-mana, apalagi airnya panas," terang Anjar, beberapa waktu lalu.

Volume air radiator sebaiknya diisi dengan mengikuti tanda batas maksimal dan minimal yang tertera pada badan tangki. Batas pada tangki biasanya berupa garis tebal dengan tulisan 'Max' dan 'Min'.

Selain itu, sebaiknya air radiator juga diisi menggunakan cairan pendingin (coolant) bukan menggunakan air mineral. Ini lantaran radiator coolant memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan air mineral.

"Kalau di bawah batas aman, performa pendinginan enggak akan maksimal. Reservoir itu bukan jadi primer, cuma buat cadangan. Jadi enggak usah sampai luber tapi jangan juga kurang," pungkasnya.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement