Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Enam Jurus Hindari Rantai Sepeda Motor Putus

Pius Mali , Jurnalis-Kamis, 17 November 2016 |19:01 WIB
Enam Jurus Hindari Rantai Sepeda Motor Putus
Ada enam langkah untuk mencegah rantai sepeda motor putus di jalan saat motor sedang dikendarai (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Meski memiliki fungsi cukup vital, banyak pemilik sepeda motor kurang memperhatikan kondisi rantai. Rantai sering dibiarkan dalam keadaan kendur, kering, bahkan berkarat.

Selain membuat motor tidak nyaman saat dikendarai, hal ini bisa mengakibatkan rantai terlepas saat melaju.

Berikut cara merawat rantai motor untuk mencegahnya putus di jalan:

1. Mengecek fisik rantai

Rantai sepeda motor umumnya tidak dilapisi bahan tahan karat sehingga ketika terkena air, terutama saat musim hujan, mudah berkarat atau di musim kemarau menjadi kering. Hal ini akan menyebabkan material logam baja pada rantai akan rapuh sehingga mudah putus. Sebisa mungkin selalu bersihkan rantai usai melewati jalan becek dan banjir. Langkah ini untuk mencegah kotoran yang masuk dan menempel di celah rantai.

Baik atau buruknya kondisi rantai bisa terlihat dari kondisi fisiknya. Rantai yang berfungsi baik umumnya masih terlapisi pelumas dan tidak kendur. Jika kondisinya berkarat, segera bersihkan dengan cairan antistain.

2. Pakai pelumas khusus rantai, jangan oli bekas

Jika rantai kering, segera oles rantai dengan pelumas khusus (chain lube) dan hindari penggunaan oli bekas. Apabila menggunakan oli bekas, justru memiliki dampak negatif karena akan memudahkan kotoran (debu, pasir, atau sedimen lainnya) menempel di rantai. Ini akan mempercepat keausan rantai.

3. Periksa kekencangan rantai

Rantai yang berumur umumnya akan mengendur dan membuat tenaga dari mesin tidak tersalur sempurna ke roda belakang. Mengatasinya bisa dilakukan dengan memotong sejumlah mata rantai. Jika masih tetap kendur setelah beberapa kali pemakaian, menjadi tanda sudah saatnya rantai diganti karena penghubungnya sudah getas.

4. Periksa gir

Periksa juga kondisi gear sprocket dengan cara melihat kondisi fisiknya, apakah sudah lancip bahkan bengkok. Jika gerigi gir sudah lancip, sebaiknya segera diganti. Kondisi ini berpotensi membuat rantai terlepas atau los ketika motor melaju. Ini sangat membahayakan, terlebih lagi jika motor dipacu dalam kecepatan tinggi.

5. Curigai jika muncul suara aneh

Mengecek keadaan rantai dan gir bisa dilakukan juga melalui suara. Saat dua komponen tersebut bermasalah, biasanya akan muncul bunyi-bunyi kasar dan berdecit saat motor melaju.

6. Ganti gir dan rantai bersamaan

Sebaiknya pemilik sepeda motor mengganti rantai dan gear sprocket secara bersamaan. Gir yang lancip bisa membuat rantai putus. Rantai yang dipasang terlalu longgar atau kencang juga bisa bikin gir rusak. Cara berkendara yang tidak halus (akselarasi dan deselerasi mendadak) turut memperpendek kedua bagian tersebut.(mli)

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement