Meski demikian, kematian George sempat menimbulkan kepercayaan terhadap kutukan itu. Ia meninggal 5 April 1923 atau hanya 48 hari setelah dibukanya penutup kuburan. Spekulasi menyebut ia meninggal karena terserang penyakit dari bakteri erisipelas yang disebarkan nyamuk.
Dikutip dari PR Online, Selasa (16/2/2016), Nyamuk yang diduga menjadi penyebab kematian George menggigit tepat di pipinya persis seperti luka yang ada pada wajah mumi Tutankhamun.
Pada hari yang sama pula, listrik di Kairo mati. Di tanah kelahirannya, keluarga George menyatakan, anjing peliharan mereka melolong dan kemudian mati secara tragis. Ditambah lagi rumor tentang burung kenari peliharaan Howard Carter yang dimakan ular pada hari pembukaan sarkofagus.
Sejatinya, kabar tentang kutukan itu disebarkan Carter bersama penulis kenamaan Inggris Sir Arthur Conan Doyle melalui tokoh rekaannya, Sherlock Holmes. Tujuannya yaitu menjauhkan para pemburu harta karun dan penjarah kuburan dari mencemari situs arkeologi tersebut.
(Amril Amarullah (Okezone))