Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah 93 Tahun, Peti Makam Firaun Dibuka

Setelah 93 Tahun, Peti Makam Firaun Dibuka
rekonstruksi wajah firaun tutankhamun (foto: PR Online)
A
A
A

KAIRO - Salah satu persitiwa terbesar dalam sejarah arkeologi terjadi hari ini 93 tahun silam. Pada 16 Februari 1923, untuk kali pertama, peti makam Firaun Tutankhamun dibuka arkeolog Inggris dan ahli peradaban Mesir kuno Howard Carter bersama sejawatnya, George Herbert Lord of Carnarvon.

Tutankhamun merupakan Firaun Mesir paling muda. Sejumlah penelitian menyimpulkan, ia diangkat sebagai raja saat masih berumur 9 tahun pada masa dinasti ke-18 antara tahun 1333 SM - 1324 SM.

Kehidupan dan bagaimana ia mati sangat misterius. Teori yang paling banyak diyakini tenatang kematiannya yaitu karena dipukul di bagian belakang kepala entah secara sengaja atau tidak. Teori lainnya adalah akrena ia mengalami patah tulang kaki yang berujung infeksi.

Setelah kematiannya, nama Tutankhamun memudar dan dilupakan. Lokasi makamnya tertimpa makam baru dan di sekitarnya sempat dibangun perkampungan kaum pekerja. Namanya kembali ramai diperbincangkan saat kompleks pemakamannya dieksporasi pada 1920-an.

Kutukan yang menyebut bahwa siapapun yang membuka makam Firaun akan ditimpa berbagai musibah sampai kematian tidak terbukti. Carter meninggal jauh setelah persitiwa pembukaan makam tersebut. Ia meninggal 2 Maret 1939 di Kensington, Inggris pada usia 64 tahun karena kanker Limfoma.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement