Marketing and Aftersales Service Director HPM, Jonfis Fandy, mengatakan, sampai saat ini belum ada rencana pihaknya untuk mengekspor kendaraan. Ada ketentuan yang ditetapkan prinsipal di Jepang kepada sebuah negara untuk bisa melakukan ekspor.
"Sebelum lokal market terpenuhi, kami belum akan ekspor. Ada ketentuannya dari prinsipial untuk bisa ekspor salah satunya penjualan di pasar domestik harus sampai 300 ribu per tahun," jelasnya.
Ia yakin jika pasar di Indonesia terberkembang dan penjualan mobil Honda meningkat maka mimpi untuk melakukan ekspor dapat tercapai. "Bisa saja dua atau tiga tahun lagi tercapai,” pungkasnya.
(Dian AF)