Pihak agen pemegang merek kemudian melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 600 unit model tersebut yang berpotensi mengalami masalah serupa. Saat itu, Chery Auto Malaysia menyatakan akan secara sukarela memberikan laporan kepada Kementerian Transportasi Malaysia mengenai status pemeriksaan dan penyebab utama patahnya as roda.
Temuan menunjukkan, dalam kasus tersebut, poros roda yang patah disebabkan oleh kesalahan kalibrasi mesin las otomatis di pabrik, setelah ujung las yang aus diganti.
Sebanyak 60 unit model tersebut yang diproduksi pada Agustus 2023 kemudian ditarik kembali.
(Erha Aprili Ramadhoni)