Temuan menunjukkan, dalam kasus tersebut, poros roda yang patah disebabkan oleh kesalahan kalibrasi mesin las otomatis di pabrik, setelah ujung las yang aus diganti.
Sebanyak 60 unit model tersebut yang diproduksi pada Agustus 2023 kemudian ditarik kembali.
(Erha Aprili Ramadhoni)