20 Brand China Serbu Pameran Otomotif di Eropa, 7 Model Baru Siap Meluncur

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Senin 05 Oktober 2026 16:08 WIB
20 Brand China Serbu Pameran Otomotif di Eropa, 7 Model Baru Siap Meluncur (Car News China)
Share :

JAKARTA - Brand asal China menyerbu pameran otomotif Paris Auto Show 2026, yang akan dibuka pada 12 Oktober. Sebanyak 20 brand asal China akan meramaikan pameran otomotif di Eropa tersebut. 

Berdasarkan daftar peserta pameran Paris Auto Show 2026, akan ada cukup banyak merek China yang hadir. Berdasarkan laporan Car News China, tampak sederet mobil-mobil dari 212, Aito, BYD, Changan, Chery, Denza, Forthing, Foton, GAC, Geely, Jaecoo, Leapmotor, Li Auto, Lotus, Lynk & Co, Maxus, Omoda, Smart, Xpeng, dan Zeekr. 

Totalnya terdapat 20 merek China yang akan ikut serta. Selain itu, setidaknya ada tujuh model yang bakal diluncurkan secara global pada Paris Auto Show 2026. 

Berikut sederet bocoran mobil China yang akan meluncur pada Paris Auto Show 2026: 

1. Geely Monjaro EM-i

Geely Automobile akan memperkenalkan crossover plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) Geely Monjaro EM-i. Model itu dilengkapi sistem penggerak semua roda (AWD) dengan dua motor listrik. 

Model ini sebelumnya telah diluncurkan di Mesir dan Azerbaijan, namun kini akan hadir di Eropa untuk pertama kalinya. Terlebih lagi, ini adalah model yang ditujukan khusus untuk pasar ekspor dan tidak dijual di China.

Geely Monjaro EM-i mengusung mesin turbocharged 1,5 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik. Tenaga gabungan yang dihasilkan mencapai 305 kW (409 hp).  

Monjaro EM-i dapat menempuh jarak hingga 130 km dalam mode listrik dengan sekali pengisian daya baterai 29,8 kWh. Jarak tempuh gabungannya mencapai 1.100 km dengan konsumsi bahan bakar 5,4 liter per 100 km. 

Geely Monjaro EM i (Car News China)

2. Lynk & Co 07 GT

Lynk & Co 07 GT akan memulai debutnya di Paris Motor Show 2026 sebagai model station wagon pertama dari merek tersebut. Lynk & Co 07 GT menggunakan sistem PHEV EM-P. 

Varian AWD mengusung mesin 1,5 liter, transmisi DHT 3-percepatan, dan dua motor listrik. Model ini menawarkan tenaga puncak gabungan sebesar 390 kW (523 hp). Baterai berkapasitas 28,3 kWh memungkinkan jarak tempuh 170 km menurut standar CLTC (139 km menurut standar WLTP). Jarak tempuh gabungan totalnya mencapai 1.315 km.

 

3. Li Auto i6

Produsen kendaraan energi baru (NEV) asal China, Li Auto, akan memulai debutnya di Eropa dengan crossover listrik lima penumpang, i6. Menurut China EV DataTracker, model ini merupakan produk terlaris merek tersebut saat ini, dengan 16.979 unit yang telah diserahterimakan kepada pemilik di pasar domestik pada Agustus 2026. 

Varian RWD dari Li Auto i6 dilengkapi satu motor listrik pada poros belakang yang menghasilkan tenaga 250 kW (325 hp). Varian 4WD memiliki tambahan motor listrik berkekuatan 150 kW (201 hp) di bagian depan. Total tenaga gabungan sistem ini mencapai 400 kW (536 hp). Motor listriknya ditenagai baterai LFP berkapasitas 87,3 kWh buatan CATL. Model Li i6 dengan penggerak roda belakang (RWD) memiliki jarak tempuh 720 km (siklus CLTC) atau 590 km (siklus WLTP). Sementara itu, model dengan penggerak semua roda (AWD) mampu menempuh jarak hingga 660 km (CLTC) atau 541 km (WLTP).

Li Auto i6 (Car News China)

4. Xpeng G9L

Xpeng akan memperkenalkan crossover G9L, yang sebelumnya telah hadir di pasar China dengan harga mulai dari 241.800 yuan (36.065 USD). Mobil ini akan diproduksi di pabrik Graz, Austria. 

Model baru ini hanya tersedia dengan konfigurasi lima kursi di China. Namun, model ini juga akan hadir di pasar luar negeri dengan pilihan tiga baris kursi. 

Xpeng G9L yang sepenuhnya bertenaga listrik hadir dengan standar satu motor listrik pada poros roda belakang. Tenaga puncaknya mencapai 270 kW (362 hp). Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 702 km (CLTC) atau 576 km (WLTP) dengan sekali pengisian penuh baterai LFP berkapasitas 91,9 kWh. 

Varian AWD dengan dua motor listrik menambahkan motor berkekuatan 160 kW (215 hp) pada poros roda depan. Total tenaga puncak gabungan sistem ini mencapai 430 kW (577 hp). Versi ini mampu menempuh jarak hingga 660 km (CLTC) atau 541 km (WLTP) dalam sekali pengisian daya, berkat penggunaan baterai yang sama, yakni berkapasitas 91,9 kWh. Tersedia pula paket baterai yang lebih besar berkapasitas 110 kWh dengan jarak tempuh 755 km menurut standar CLTC (619 km menurut WLTP).

Xpeng G9L EREV hadir dengan sistem penggerak semua roda (AWD) dua motor sebagai standar. Sistem penggeraknya terdiri dari motor listrik depan bertenaga 160 kW yang dipadukan dengan motor belakang berdaya 230 kW (308 hp). Total tenaga puncak gabungan versi ini mencapai 370 kW (496 hp). 

Sistem ini ditenagai oleh baterai LFP 63,3 kWh buatan CALB, yang memberikan jarak tempuh listrik sejauh 435 km dalam kondisi CLTC (357 km menurut WLTP). G9L EREV menggunakan mesin bensin 1,5 liter turbo bertenaga 110 kW (148 hp) yang berfungsi sebagai generator. Berkat tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter, G9L memiliki jarak tempuh gabungan sejauh 1.602 km (CLTC).

 

5. Zeekr 9X

Zeekr 9X juga akan memulai debutnya di Paris Auto Show 2026. SUV ini sebelumnya telah hadir di UEA. 

Model 9X tersedia dalam pilihan konfigurasi 5 atau 6 kursi di China.

SUV ini hadir dengan sistem PHEV sebagai standar, yang terdiri dari mesin 2 liter dan dua motor listrik. Tenaga gabungan sistem ini mencapai 660 kW (885 hp). Tersedia dua pilihan baterai: 55 kWh untuk jarak tempuh listrik (EV) sejauh 300 km dalam kondisi CLTC (246 km WLTP) dan 70 kWh untuk jarak tempuh listrik 380 km dalam kondisi CLTC (312 km WLTP). Terdapat pula varian tiga motor dengan tenaga puncak gabungan sebesar 1.030 kW (1.381 hp). Varian ini mampu menempuh jarak hingga 355 km (CLTC) atau 291 km (WLTP) dalam sekali pengisian daya.

6. Leapmotor D19

Leapmotor D19 akan diluncurkan sebagai salah satu mobil EREV dengan jarak tempuh terjauh.  Leapmotor D19 EREV hadir dengan sistem penggerak semua roda (4WD) dan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga puncak gabungan sebesar 300 kW (402 hp) sebagai standar. 

Tersedia dua pilihan baterai: 63,7 kWh dan 80,3 kWh. Jarak tempuh mode listrik (BEV) berkisar antara 400 hingga 500 km dalam kondisi CLTC (328 – 410 km WLTP). Berkat sistem 800V, D19 dapat mengisi daya baterai dari 30% hingga 80% dalam waktu 15 menit.

Versi BEV dari Leapmotor D19 menggunakan sistem 1.000V. Mobil ini hadir dengan standar dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 410 kW (550 hp) serta dua pilihan baterai berkapasitas 99,6 kWh dan 115 kWh. Jarak tempuh listriknya mencapai 620–720 km menurut standar CLTC (508–590 km menurut standar WLTP). 

Tersedia pula versi tiga motor dari D19 EV. Model ini dilengkapi baterai berkapasitas 115 kWh dan tenaga puncak sebesar 540 kW (724 hp). Akselerasi dari nol hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 3,94 detik.

Smart #2 (dok MIT)

7. Smart #2

Smart #2 akan memulai debutnya di Paris sebagai kendaraan dua penumpang dengan desain garapan Mercedes-Benz. Mobil listrik (EV) mungil ini dibangun menggunakan platform Electric Compact Architecture (ECA). Dimensinya tercatat sebesar 2764/1669/1555 mm dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 1.875 mm.

Mobil ini menggunakan motor listrik magnet permanen TZ160XS00A dengan tenaga puncak 60 kW (80 hp). Kendaraan ini ditenagai oleh baterai LFP dengan sel yang dipasok CATL, sementara perakitan keseluruhannya dikelola Geely. 
Berdasarkan laporan sebelumnya, model #2 ini mengusung baterai berkapasitas 35,8 kWh yang menawarkan jarak tempuh 410 km dalam kondisi pengujian CLTC (336 km menurut standar WLTP).
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya