JAKARTA - BYD ikut meramaikan pasar kei car di Jepang lewat model BYD Racco. BYD Motor Indonesia pun tak menutup peluang BYD Racco bakal dipasarkan di Tanah Air.
Diketahui, BYD Racco meluncur di Jepang pada 28 Juli 2026. Sejak peluncurannya, BYD Racco mencatatkan penjualan lebih dari 1.000 ribu unit dalam waktu 2 minggu, menurut laporan Car News China.
BYD Motor Indonesia sempat mengunggah Racco lewat postingan di media sosial. Hal ini untuk melihat respons konsumen di Indonesia.
"Model ini menjadi favorit di negara tersebut (Jepang-red) dan secara mengejutkan responsnya sangat positif," ujar Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, dikutip Selasa (8/9/2026).
"Namun, kami masih ingin melihat sisi mana yang nantinya dapat menjadi strong point, khususnya dari sisi komunikasi produk, harga, dan promosi. Semua itu harus kami kalkulasikan," ujar Luther.
Ia menjelaskan, pihaknya masih mengkaji dari sisi engineering hingga riset pasar. Hal ini untuk menjadi pertimbangan sebelum memutuskan BYD Racco dipasarkan di Indonesia.
"Yang jelas memang di negara awal dia diperkenalkan itu tanggapan respon masyarakat cukup baik ya. Nah itu satu hal positif yang membuat kita makin confidence. Mudah-mudahan ya sesegera mungkin," tutur Luther.
Diketahui, BYD Racco meramaikan pasar kei car di Jepang. Model tersebut tersedia dalam 3 varian, yaitu 200, 300 plus, dan 300 premium.
Secara dimensi, BYD Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta wheelbase 2.520 mm.
BYD Racco dipasarkan dengan 2 pilihan baterai LFP berkapasitas 22,4 kWh dan 35,85 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 47 kW dengan torsi hingga 160 Nm.
Di Jepang, BYD Racco dipasarkan mulai dari 2,14 juta yen atau sekitar Rp230 juta.
(Erha Aprili Ramadhoni)