Kenapa Mobil Tiba-Tiba Mendadak Mati di Tengah Rel Kereta?

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Selasa 28 April 2026 16:27 WIB
Kenapa Mobil Tiba-Tiba Mendadak Mati di Tengah Rel Kereta? (Aldhi Chandra)
Share :

JAKARTA - Kenapa mobil tiba-tiba mendadak mati di tengah rel kereta? Hal ini menjadi ramai dipertanyakan setelah kecelakaan kereta di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam. 

Pada saat kejadian, taksi listrik Green SM tampak mengalami kendala saat hendak melintasi perlintasan. Akibatnya, taksi warna hijau itu tertemper kereta hingga sisi kiri bodinya remuk. 

Selang beberapa waktu kemudian, KA Argo Bromo Anggrek melaju hingga tidak dapat menghindar. Akhirnya KA itu menabrak bagian belakang KRL.

1. Penyebab Mesin Mobil Mati di Rel Kereta

Lalu, kenapa mobil tiba-tiba mendadak mati di tengah rel kereta? Melansir laman Astra Daihatsu, Selasa (28/4/2026), penyebab mesin tiba-tiba mati ketika melintas di perlintasan kereta sering dikaitkan dengan medan magnet di rel tersebut. 
 
Menurut Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI, rel kereta memang memiliki emisi elektromagnetik karena adanya kabel penghantar arus listrik yang terpasang di dalamnya. 
 

Ini sebabnya petugas kereta api menutup palang pintu sebelum kereta benar-benar terlihat. Jika pengendara tidak memindahkan gigi mesin ke putaran yang lebih rendah, mesin dinamo dan koil dapat mati akibat medan magnet dari lokomotif. 

2. Tips Lintasi Rel Kereta

Ada sejumlah tips untuk melintasi rel kereta api dengan aman. Berikut penjelasannya:

1. Kurangi Kecepatan

Tidak perlu terburu-buru saat akan melewati perlintasan kereta dan segera mengurangi kecepatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Pastikan untuk melihat ke arah kanan dan kiri terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas.

Terlepas dari alasan apapun, penting untuk memberi prioritas kepada kereta api saat sinyal telah berbunyi dan palang pintu kereta api mulai ditutup. Pengendara harus berhenti di belakang palang pintu kereta pada saat tersebut.

2. Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak aman di rel kereta api adalah prinsip penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kecelakaan serius.

Di perlintasan kereta api, selalu ikuti tanda-tanda dan sinyal yang ada. Berhenti di belakang garis perlintasan saat lampu merah berkedip atau palang pintu mulai menutup. Ini adalah jarak yang aman yang ditetapkan oleh aturan lalu lintas.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya