Mungkin pengemudi berpikir dengan memanfaatkan “AC alami” dapat menghemat BBM. Sebenarnya, hal ini hanya berlaku untuk mobil berkecepatan rendah karena ketika berkendara dalam kecepatan tinggi, jendela mobil yang terbuka membuat angin yang kencang masuk kedalam kabin sehingga menghambat laju kendaraan. Pada akhirnya, ini akan membuat pengemudi menekan gas lebih dalam untuk terus melaju.
Pada prinsipnya, mengendarai mobil kira-kira sama dengan menarik gerobak. Ketika gerobak kosong maka beban menjadi lebih ringan dan pengemudi dapat menariknya dengan cepat. Namun ketika gerobak penuh dengan barang-barang, tentu tarikan akan lebih sulit karena beban semakin berat. Hal yang sama berlaku pada mobil. Karena itu, kurangilah menyimpan barang-barang berat yang kurang dibutuhkan.
Ada beberapa fitur di mobil yang membantu pengemudi untuk menghemat bahan bakar. Di beberapa mobil Honda, misalnya, terdapat fitur ECON mode yang secara otomatis dapat mengubah sistem kerja mesin untuk efisiensi bahan bakar lebih maksimal. Sementara itu, terdapat juga fitur ECO assist yang akan memandu pengendara untuk menyesuaikan gaya berkendara sehingga lebih menghemat bahan bakar melalui tampilan combi meter ataupun lampu yang dapat berubah warna atau menyala ketika pengemudi sedang berkendara dengan efisiensi bahan bakar yang tinggi.
Mobil tentu membutuhkan perawatan rutin agar kinerja mesin tetap optimal dan efisien dalam mengolah bahan bakar. Perawatan dapat dilakukan setiap bulan ke enam, tahun pertama, kedua, dan seterusnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)