JAKARTA - Transaksi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 tembus Rp9,5 triliun. Jumlah tersebut melampaui target yang tetapkan sebelum pameran yakni sebesar Rp8 triliun.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara, Daswar Marpaung mengatakan, capaian pada IIMS 2026 menjadi bukti nyata jika industri otomotif masih memiliki magnet yang kuat bagi masyarakat. Ini bisa menjadi semangat tambahan bagi industri otomotif untuk mengarungi tahun 2026 dan tumbuh lebih dari tahun sebelumnya.
“Momentum tersebut juga tercermin dalam capaian IIMS 2026 yang berhasil menghadirkan lebih dari 580 ribu pengunjung selama penyelenggaraan pameran. Antusiasme tersebut turut berdampak pada aktivitas transaksi yang terus bertumbuh. Berdasarkan hasil rekap transaksi follow-up terbaru, total nilai transaksi IIMS 2026 mencapai Rp 9,5 triliun,” ucap Daswar di Jakarta, dikutip Sabtu (14/3/2026).
Daswar menambahkan, dari sisi komposisi transaksi, segmen kendaraan roda empat memberikan kontribusi sebesar 97,52% dari total transaksi. Sementara kontribusi lainnya berasal dari kendaraan roda dua, industri aftermarket, serta berbagai aktivitas sponsor dan tenant lainnya yang turut meramaikan ekosistem pameran.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, transaksi kendaraan di IIMS 2026 juga menunjukkan peningkatan positif. Penjualan mobil naik 15,91%, dan sepeda motor bahkan mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 67,90%. Hal ini tentu menjadi indikator kuat sinyal positif industri otomotif tanah air,” tutur Daswar.