JAKARTA - Di tengah lesunya penjualan mobil baru dalam beberapa tahun belakangan, penjualan suku cadang justru sebaliknya. Dengan daya beli yang melemah, masyarakat lebih memilih untuk merawat kendaraannya ketimbang membeli baru.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menjelakan dalam beberapa tahun belakangan, permintaan spare part cenderung naik.
"Apakah bisnis ini sangat menarik? Justru bisnis ini sangat menarik, karena bisnis mobil dan industri lagi turun justru sebaliknya permintaan suku cadang tidak turun," kata Sri Agung di Bekasi, dikutip Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, ada pergeseran terutama bagi first car buyer. Jika umumnya mobil dijual setelah masa garansi habis, kini mereka cenderung tidak menjualnya.
"Ada dampak terhadap first car buyer yang tadinya mereka itu mengganti dengan menjual kendaraan lamanya, sekarang mereka menggunakannya dengan lebih lama. mereka dengan mobil yang ada pengen enggak cepat rusak. Mereka memelihara dengan lebih baik lagi," tuturnya.
Ia menjelaskan, penjualan spare part baik domestik maupun ekspor itu meningkat meningkat tajam.
"Kenaikannya kurang lebih hampir 10 persen rata-rata. Nominalnya enggak bisa dibilang," ucap Agung.