Cegah Mobil Mogok hingga Overheat saat Mudik Lebaran, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 26 Februari 2026 18:13 WIB
Cegah Mobil Mogok hingga Overheat saat Mudik Lebaran, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan (Okezone)
Share :

JAKARTA - Pada musim mudik Lebaran, hal tak diinginkan bisa terjadi selama bepergian menggunakan kendaraan bersama keluarga. Peristiwa seperti mobil mogok, mesin overheat, hingga ban pecah bisa menjadi momok dalam perjalanan. 

Kondisi ini tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Sebagian besar gangguan tersebut sebenarnya berakar pada persiapan kendaraan yang kurang optimal sebelum berangkat. 

Banyak pemilik mobil merasa kendaraannya dalam kondisi baik karena masih bisa digunakan sehari-hari. Padahal perjalanan jarak jauh dengan durasi berjam-jam memberikan tekanan kerja yang jauh lebih berat pada mesin, sistem pendingin, hingga komponen kaki-kaki.

Kemacetan panjang juga menjadi faktor risiko tambahan. Mesin yang terus menyala dalam waktu lama, penggunaan rem berulang, serta beban kendaraan yang penuh dapat
mempercepat munculnya masalah teknis yang sebelumnya tidak terasa.

“Gangguan kendaraan saat mudik sering terjadi bukan karena mobil benar-benar rusak parah, tetapi karena kurangnya persiapan atau komponen yang sudah mendekati batas pakai. Kami ingin memastikan pelanggan tidak merasa sendirian saat menghadapi situasi darurat di jalan,” ujar CEO Garasi id, Ardy Alam, Kamis (26/2/2026).

Karena itu, ada sejumlah komponen penting yang wajib dicek sebelum mudik:

1. Sistem Pengereman

Pastikan kampas rem, cakram, dan minyak rem dalam kondisi optimal. Rem yang kurang
responsif sangat berisiko saat menghadapi stop-and-go di jalur padat.

2. Oli Mesin dan Cairan Kendaraan

Periksa kondisi dan volume oli mesin, air radiator, minyak rem, serta cairan transmisi.
Cairan yang kurang atau sudah menurun kualitasnya dapat memicu overheat dan kerusakan mesin.

3. Aki dan Sistem Kelistrikan

Aki yang melemah sering menjadi penyebab mobil sulit dinyalakan saat berhenti di rest area. Periksa juga lampu dan sistem kelistrikan lainnya.

 

4. Ban dan Tekanan Angin

Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi dan tapak ban masih tebal. Jangan lupa mengecek kondisi ban cadangan.

5. Sistem Pendingin (Radiator)

Pastikan tidak ada kebocoran dan kipas radiator bekerja dengan baik untuk mencegah mesin mengalami overheat.

6. Kaki-Kaki dan Suspensi

Bunyi tidak normal atau getaran berlebihan bisa menjadi indikasi masalah pada suspensi atau bearing roda.

Meski persiapan sudah dilakukan, risiko gangguan tetap bisa terjadi. Untuk itu, Garasi id menghadirkan layanan Asisten Darurat untuk membantu pengendara menghadapi berbagai situasi tak terduga di jalan. 

Layanan ini berlaku hingga 12 bulan, dan mengcover seluruh jenis mobil penumpang (non-komersial). Layanan ini mencakup berbagai bantuan langsung di lokasi, seperti derek kendaraan, jumper aki, penggantian ban, pengantaran BBM, hingga bantuan untuk kunci yang tertinggal. Layanan ini dirancang untuk memberikan respons cepat dan penanganan profesional, sehingga pengendara tidak perlu panik saat mengalami kendala di tengah perjalanan. 
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya