Penjualan LCGC Anjlok di Tahun 2025, Mobil Listrik Justru Melejit

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 05 Februari 2026 14:46 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwan Kartasasmita.
Share :

Menurutnya, perkembangan ini sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia dalam mencapai target net zero emission paling lambat pada 2060. Bahkan, khusus untuk sektor manufaktur, pemerintah menargetkan pencapaian net zero emission lebih cepat, yakni pada 2050.

"Jadi tahun 2050 kami sudah punya roadmap, sudah punya cara-cara dan strategi untuk mewujudkan net zero emission di seluruh sektor manufaktur, sehingga bisa tercapai 10 tahun sebelum net zero emission nasional," jelas Menperin Agus.

JAKARTA – Penjualan mobil Low Cost Green Car (LCGC) sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan tajam. Namun, di sisi lain, kendaraan listrik justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hal itu diungkap Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menurut Menperin, penjualan wholesale LCGC pada 2025 tercatat hanya mencapai 122.686 unit. Angka tersebut turun hingga 30,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kalau kita bicara mengenai segmen mobil murah dan ramah lingkungan atau LCGC, ini juga mengalami tekanan. Penjualan wholesale LCGC pada tahun 2025 hanya mencapai 122.686 unit, turun 30,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Menperin Agus.

Meski demikian, pemerintah menegaskan tetap memberikan perhatian khusus untuk memulihkan pasar LCGC. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah melalui pemberian insentif fiskal yang dinilai lebih efektif.

"Dan pemerintah dalam hal ini tentu akan tetap memberikan perhatian pada pemulihan pasar LCGC melalui pemberian insentif fiskal yang efektif," lanjutnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya