Pengguna Kendaraan Listrik di Indonesia Masih Rendah, Periklindo: Jangan Mau Kalah dengan Thailand

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 09 September 2024 16:51 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Upaya untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus dilakukan oleh pemerintah dengan sejumlah kebijakan, bahkan subsidi. Meski ada perkembangan, peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik belum cukup tinggi, berbeda dengan yang terlihat dari negara tetangga, yaitu Thailand.

Menurut Sekretaris Jenderal Periklindo Tenggono Chuandra Phoa tingginya minat masyarakat Thailand terhadap kendaraan listrik salah satunya karena Negeri Gajah Putih sangat lihai dalam menarik investor untuk kendaraan ramah lingkungan ini. Di sisi lain, di Indonesia masih banyak produsen yang masih menimbang untuk melakukan investasi.

"Kalau tidak lakukan ini dua tahun kemudian juga sama saja. Kita selalu terbelakang. Indonesia negara besar, tidak boleh tunda lagi. Thailand itu begitu gesit menarik investor, kalau kita tidak melakukan tahun ini kita kalah. Anda akan beli mobil impor dari luar negeri,” kata Tenggono di Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) akan menggelar seminar bertajuk Periklindo Electric Vehicle (EV) Conference 2024, pada 12-13 September, di Bali. Acara ini diharapkan dapat menarik investor baru untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Tenggono mengungkapkan acara ini berupaya memperkuat ekosistem EV melalui berbagai inisiatif berkelanjutan. Sejak didirikan pada 2021, Periklindo telah berkontribusi signifikan dalam mendorong adopsi kendaraan listrik.

"Sekarang dengan adanya Periklindo kita ada pameran kita tunjukkan kita sudah siap. Beberapa brand besar sudah masuk Indonesia. VinFast, BYD, itu yang paling gede,” ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya