Hyundai dan Kia Kenalkan Teknologi Active Air Skirt, Bisa Bikin Mobil Listrik Lebih Cepat?

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Rabu 24 Januari 2024 16:19 WIB
Hyundai dan KIA kenalkan teknologi active air skirt. (Hyundai)
Share :

JAKARTA - Hyundai Motor Company dan Kia Corporation meluncurkan teknologi Active Air Skirt (AAS) yang meminimalkan hambatan aerodinamis yang dihasilkan selama berkendara dalam kecepatan tinggi, Selasa (23/1/2024). AAS diklaim secara efektif meningkatkan jangkauan berkendara dan stabilitas saat mengendarai kendaraan listrik.

Melansir situs resmi Hyundai, Rabu (24/1/2024), Active Air Skirt adalah teknologi yang mengontrol aliran udara yang masuk melalui bagian bawah bemper dan secara efektif mengontrol turbulensi yang dihasilkan di sekitar roda kendaraan. AAS beroperasi secara bervariasi sesuai kecepatan kendaraan.

Pada era kendaraan listrik saat ini, persaingan untuk mendapatkan jarak tempuh yang lebih baik dengan sekali cas menjadi semakin ketat. Hubungan antara kendaraan dan aerodinamis menjadi semakin penting.

"Selain itu, performa aerodinamis memiliki dampak signifikan tidak hanya pada performa tenaga, tetapi juga pada stabilitas berkendara," dikutip dari situs Hyundai.

Active Air Skirt dipasang di antara bemper depan dan roda depan kendaraan. Selama kendaraan melaju dengan kecepatan normal, Active Air Skirt disembunyikan. Namun, ketika kendaraan melaju di atas 80 km per jam, Active Air Skirt bakal beroperasi. Active Air Skirt disembunyikan saat dalam kecepatan normal guna mencegah pemakaian yang sering dalam kecepatan tertentu.

Selain itu, Active Air Skirt hanya menutupi bagian depan ban tanpa menutupi seluruh bagian depan terkait karakteristik platform E-GMP Hyundai Motor Group untuk kendaraan listrik.

"Lebih efektif meningkatkan performa aerodinamis jika hanya menutupi bagian ban karena lantai platformnya rata. Ini juga berfungsi untuk meningkatkan downforce kendaraan, sehingga meningkatkan traksi kendaraan dan stabilitas kecepatan tinggi," katanya.

Hyundai mengklaim, Active Air Skirt dapat beroperasi pada kecepatan lebih dari 200 km/jam. Hal ini dimungkinkan berkat pengaplikasian material karet pada bagian bawah, yang mengurangi risiko cipratan dan kerusakan benda luar saat berkendara dengan kecepatan tinggi serta menjamin daya tahan.

Hyundai Motor dan Kia mengumumkan telah menguji dan mengurangi koefisien drag (Cd) sebesar 0,008, meningkatkan drag sebesar 2,8 persen, dengan memasang Active Air Skirt di Genesis GV60. Ini adalah angka yang diharapkan dapat meningkatkan jangkauan tambahan sekitar 6 km.

Hyundai Motor dan Kia telah mengajukan paten terkait di Korea Selatan dan Amerika Serikat. Kedua perusahaan itu berencana mempertimbangkan produksi massal setelah uji ketahanan dan kinerja.

"Teknologi ini diharapkan memberikan efek lebih besar pada model seperti SUV yang sulit meningkatkan performa aerodinamis. Kami akan terus berupaya meningkatkan performa berkendara dan stabilitas kendaraan listrik melalui peningkatan aerodinamis," kata Vice President and Head of Mobility Body Development Group at Hyundai Motor Group, Sun Hyung Cho.

Sementara itu, Hyundai Motor dan Kia menerapkan berbagai teknologi, seperti spoiler belakang, penutup udara aktif, tirai udara roda, pengurang celah roda, dan perangkap pemisah, pada kendaraan untuk menjamin koefisien drag yang kompetitif. Hyundai IONIQ 6, yang menggabungkan teknologi ini, telah mencapai Cd terdepan secara global sebesar 0,21.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya