Ini Penyebab Motor Susah Distarter Meskipun Sudah Pakai Aki Baru

Redaksi, Jurnalis
Senin 27 November 2023 18:03 WIB
Ilustrasi motor. (Doc. MPI)
Share :

JAKARTA - Meski aki baru dalam beberapa kasus ada motor yang sulit untuk distarter. Ini pastinya sangat membingungkan, dan langsung mencari sumber masalahnya.

Sebelum membawanya ke bengkel, dan kembali mengeluarkan dana ekstra. Sebaiknya Anda coba perbaiki sendiri, karena ada beberapa indikasi kerusakan yang bisa Anda langsung cek bagian tersebut.

Ini karena bukan karena aki saja motor susah distarter. Berikut ini penyebab mengapa motor sulit distarter. Dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia, Senin (27/11/2023).

 BACA JUGA:

1. Kontak Starter Buruk

Kontak starter yang buruk dapat menghambat aliran listrik untuk memutar mesin. Kontak ini sering terkena aus atau kotoran dari penggunaan yang berkepanjangan. Apalagi stater ini memang mudah berkerak karena terkena hujan atau hal lain.

Anda tentu tidak akan bisa menyalakan mesin apabila tidak ada aliran listrik yang terhubung dari starter ini. Membersihkan atau mengganti kontak starter yang buruk dapat membantu memulihkan fungsi normal starter.

2. Masalah pada Dinamo Starter

Komponen yang satu ini memiliki fungsi untuk memutar gigi flywheel. Sehingga mesin dapat menyala. Penyebab kerusakannya bisa jadi karena arang kumparan gosong atau bahkan terputus.

Namun biasanya, kerusakan ini bisa ditandai dengan adanya korslet. Kemudian posisi brush akhirnya salah sehingga motor juga susah untuk dihidupkan.

3. Korsleting atau Kabel yang Longgar

Kabel yang tidak terhubung dengan baik atau korsleting dapat mengakibatkan kehilangan daya listrik dan membuat starter bekerja kurang efisien.

Selain memang memastikan kendala bukan karena aki, Anda perlu memeriksa kelistrikan motor. Periksa kabel-kabel di sekitar aki dan starter untuk memastikan semuanya terhubung dengan baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya