JAKARTA - Merawat motor baru sangat penting, jangan dianggap kondisi mesin yang baru bisa mentolerir kesalahan yang Anda lakukan, bisa jadi itu bisa berdampak buruk ke depannya.
Hingga kini tidak dipungkiri, kesalahan merawat motor baru masih kerap ditemukan sehingga dapat merugikan motor mereka dalam jangka panjang.
BACA JUGA:
Tercatat terdapat berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemilik motor baru, penasaran? Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (21/10/2023).
Kesalahan Umum Saat Merawat Motor Baru
1. Tidak Mematuhi Panduan Pabrik
Kesalahan umum yang pertama adalah tidak mengikuti panduan yang disediakan oleh pabrik. Setiap motor baru tentunya telah dilengkapi dBACA JUGA:
Tips Mengatasi Persneling Motor Keras, Nomor 3 Ampuh!engan panduan pengguna yang berisikan informasi penting terkait pemeliharaan motor, jadwal perawatan, hingga spesifikasi motor.
Namun, sangat jarang pengguna motor baru membaca panduan pabrik. Padahal hal ini sangat penting untuk diperhatikan.
2. Tidak Mematuhi Jadwal Service Rutin
Kesalahan umum yang kedua adalah tidak mematuhi jadwal service rutin. Pengguna motor baru seringkali mengabaikan hal ini.
Motor baru tentunya memerlukan service rutin sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Service rutin biasanya meliputi penggantian oli, filter udara, filter oli, dan sebagainya.
Jika service tidak dilakukan sesuai jadwalnya, maka hal ini dapat menyebabkan masalah pada motor kedepannya.
3. Mengabaikan Pemeriksaan Ban dan Tekanan Udara
Selanjutnya, Pemeriksaan ban dan tekanan udara seringkali diabaikan oleh pengguna motor baru. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh mereka yang merasa motornya masih baru sehingga memiliki ban dan tekanan udara yang aman.
Padahal, ban merupakan komponen penting pada motor. Sementara itu, tekanan udara yang tidak sesuai dapat mengurangi kinerja motor. Oleh karena itu, pengguna motor baru harus melakukan pemeriksaan rutin terhadap ban dan tekanan udara didalamnya agar kinerja motor tetap maksimal.
4. Tidak Memahami Sistem Pada Motor
Kesalahan umum berikutnya adalah tidak memahami sistem pada motor. Motor baru biasanya telah dilengkapi dengan sistem elektronik yang cukup kompleks seperti injeksi dan ABS.
Pengguna motor baru seringkali tidak memahami cara menggunakan dan merawat sistem pada motornya dengan tepat. Oleh karena itu, disarankan agar memahami sistem pada motor terlebih dahulu agar pengguna motor baru dapat memaksimalkan sistem tersebut serta merawatnya dengan baik.
5. Gaya Berkendara Yang Buruk
Selanjutnya, gaya berkendara yang buruk kerap dilakukan oleh seseorang yang memiliki motor baru.
Hal ini biasanya dilakukan untuk mengetes akselerasi motor dan kemampuan motornya. Gaya berkendara yang buruk merupakan hal yang salah. Contohnya seperti berakselerasi secara tiba-tiba, rem mendadak, hingga berkendara secara agresif. Hal ini dapat membuat mesin pada motor lama kelamaan menjadi rusak. Selain itu, hal ini juga meningkatkan resiko kecelakaan.
6. Menggunakan Bahan Bakar Yang Tidak Sesuai
Kesalahan umum terakhir adalah menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Kesalahan penggunaan bahan bakar secara tidak langsung dapat membuat mesin dan sistem bahan bakar menjadi rusak.
Alvitho Devano
(Imantoko Kurniadi)