Pengetesan tersebut bertujuan mengetes satelit apakah sudah bekerja sesuai dengan desain yang telah direncanakan dan tidak mengalami penyimpangan fungsi.
"Diharapkan bahwa semua pemeriksaan satelit sesuai dengan desain, sesuai dengan yang kita rencanakan, dan dengan segera satelit ini bisa memberikan layanan kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Heru.
SATRIA-1 telah disiapkan oleh Pemerintah sejak 2019 untuk menghadirkan kesetaraan akses internet di fasilitas publik khususnya di wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T).
BAKTI Kemenkominfo pada 2023 menyatakan telah melakukan penyesuaian untuk titik internet yang akan dilayani SATRIA-1 menjadi 50.000 titik. Total titik yang dilayani berubah agar nantinya bantuan yang diberikan Pemerintah bisa optimal memberikan akses internet yang baik untuk masyarakat di wilayah 3T.
(Martin Bagya Kertiyasa)