Ban merupakan sebuah komponen penting pada kendaraan, seperti motor, mobil, dan sebagainya. Mengenai ban sendiri, ada sebuah pertanyaan mendasar yang kerap ditanyakan seseorang, tapi tidak semua orang bisa menjelaskan alasan tepatnya.
Pertanyaan itu adalah “mengapa ban berbentuk bundar?”. Mungkin terdengar seperti sebuah lelucon yang tidak harus dijawab, tapi bentuk ban yang bundar memiliki tujuan tersendiri, khususnya dari faktor fungsi.
Seperti yang dilansir dari laman santanawheel, alasan mengapa bentuk ban bundar yang pertama adalah kecepatan. Bentuk roda dan ban yang melingkar, bertujuan agar kendaraan bisa melaju dengan cepat.
Karena, ban yang bundar membantu mobil bergerak dengan mulus tanpa ada goncangan. Kemudian, bundar merupakan bentuk yang paling tepat, lantaran bisa mempertahankan kontak secara seragam dan halus dengan permukaan jalan.
Kontak yang konstan dengan permukaan jalan, bisa memberi roda dan ban cengkraman serta traksi yang tidak dapat dilakukan oleh bentuk lain.
Karena bentuk lain seperti, segitiga, persegi, atau persegi panjang, memiliki tepi yang akan memberikan goncangan saat berputar. Selain itu, bentuk-bentuk tersebut bisa membuat kendaraan bergerak lambat, serta akan meningkatkan rolling resistance.
Sebagai informasi, Rolling Resistance adalah tahanan terhadap roda yang akan dan telah menggelinding akibat adanya gaya gesekan antara roda dengan permukaan jalannya roda.
Alasan kedua mengapa bentuk ban bundar, yaitu untuk efisiensi bahan bakar. Karena, ketika rolling resistance meningkat, konsumsi bahan bakar pada mesin pun meningkat.
Karena itu, demi konsumsi bahan bakar yang efisien, bentuk bundar memiliki rolling resistance yang paling sedikit. Karena, semakin kecil jumlah sisi roda, semakin besar hambatan gelindingnya.