Simak 6 Tips Aman Terobos Banjir dengan Mobil

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Kamis 15 September 2022 14:03 WIB
Mobil terobos banjir di Jakarta (Okezone.com/Heru)
Share :

SIMAK tips menerjang banjir dengan mobil matic agar aman tanpa mogok. Mobil bertransmisi otomatis kini banyak digandrungi khususnya masyarakat di perkotaan.

Bagaimana tidak, mobil satu ini sangat mudah untuk dikendarai sehingga pengemudi tidak perlu menekan pedal kopling ketika berpindah gigi atau sedang merayap di tengah padatnya lalu lintas. Tak heran mobil ini kerap menjadi daya tarik utama bagi konsumen di wilayah perkotaan yang sering dilanda kemacetan.

Sayangnya, saat musim hujan dan banjir melanda, para pengendara mobil satu ini kerap dibuat kalang kabut. Sebab, mereka tak ingin banjir dapat memicu korsleting dan merusak transmission control unit (TCU).

Simak tips menerjang banjir dengan mobil matic

1. Ketahui Tinggi Genangan Air

Sebelum memutuskan menerjang banjir dengan mobil matic, lebih baik pastikan terlebih dahulu ketinggian genangan air. Jika air banjir semakin tinggi, maka semakin besar pula resiko kendaraan mengalami kerusakan.

Hal ini tetap harus dilakukan meskipun mobil matic memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Selain itu, pastikan filter udara pada mobil tetap aman dan tidak terendam genangan air.

Sebab, jika filter udara sampai terendam, maka dapat membuat risiko terjadinya water hammer. Water hammer adalah sebuah kondisi air dapat masuk pada ruang pembakaran yang menyebabkan mesin mobil menjadi rusak.

2. Melaju Secara Perlahan

Saat mengendarai mobil matic dalam kondisi banjir pastikan untuk maju secara perlahan. Hal itu akan membantu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti lubang jalan yang cukup besar atau bahkan parit yang melintang.

3. Gunakan Gir Satu

Setelah memastikan bahwa genangan air aman untuk dilalui, sebelum melaju perlahan pindahkan tuas transmisi pada gigi paling rendah atau pada posisi L yang merupakan gigi 1.

Hal ini bertujuan agar kecepatan dari mobil tetap stabil selain itu putaran mesin akan lebih bertahan. Selain itu, sisa pembuangan bahan bakar yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga laju air bisa tertahan dan mencegah untuk masuk ke bagian dalam ruangan mesin melalui jalur pembuangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya