Lantas, mengapa harimau tasmania ini punah? Dilansir dari Daily Star, Kamis (18/8/2022), hal ini disebabkan karena perburuan. Akibatnya, populasi hewan ini berkurang dan spesies terakhir mati di penangkaran pada tahun 1936.
Siapakah sebenarnya pencetus dari ide brilian untuk menghidupkan kembali harimau tasmania? Diketahui, ia adalah Colossal yang merupakan perusahaan bioteknologi ‘de-extinxtion’ berbasis di AS.
Sebelumnya, perusahaan ambisius ini telah mengumumkan rencana untuk membawa kembali mamut berbulu dan berencana akan mengembalikannya ke Kutub Utara.
Tujuan dari perusahaan ini, ingin menciptakan kembali hewan dengan mengambil sel induk dari spesies serupa dengan DNA yang mirip, lalu mengedit gen untuk dapat mengubah selnya.
Dengan menggunakan teknologi reproduksi khusus marsupial baru, sel-sel induk ini nantinya akan diubah menjadi embrio, dan akan diinseminasi ke dalam rahim buatan untuk hamil.
(Ahmad Muhajir)