JAKARTA - Ilmuwan Australia dilaporkan akan menggunakan teknologi baru yang berguna untuk menghidupkan harimau tasmania, di mana hewan ini telah punah.
Teknologi terbaru tersebut, diperkirakan menghabiskan jutaan dolar untuk sebuah proyek yang dikatakan sulit. Harapannya, para ilmuwan dapat menghidupkan kembali harimau tasmania yang terkenal menakutkan.
Para ilmuwan di Australia dan Amerika Serikat (AS) ingin melihat, apakah hal ini bisa dilakukan untuk mengembalikan harimau tasmania kembali dari kepunahan atau sebaliknya.
Harimau berkantung terakhir itu, diketahui mati pada tahun 1930-an, tetapi apabila sesuai dengan rencana, hewan buas yang satu ini akan segara berkeliaran di dataran Tasmania dalam waktu dekat.
Hewan ini, merupakan satu satunya predator puncak marsupial Australia, pada saat hidupnya tampak seperti anjing dan memiliki garis-garis seperti harimau di punggungnya.