Selain aplikasi yang telah disebutkan di atas, para peneliti juga menemukan empat aplikasi seperti game balap, aplikasi yang menawarkan pemulihan foto yang dihapus, aplikasi kompensasi negara palsu untuk komunitas berbahasa Rusia, hingga aplikasi yang menjanjikan akses gratis ke Only Fans.
Jika anda merasa pernah mengunduh aplikasi di atas, meskipun platform tersebut telah dihapus oleh Google Play Store, namun itu tidak menutup kemungkinan malware atau virus data berbahaya yang masih tetap bersemayam di Android mu.
Pengguna sebaiknya wajib menggunakan perangkat lunak antivirus, atau solusi penghapusan malware lainnya untuk benar-benar memastikan smartphone mu aman dari kejahatan digital.
Sementara itu, para aktivis keamanan digital selalu vokal bagaimana orang hanya boleh mengunduh aplikasi dari sumber terverifikasi, tetapi Play Store maupun App Store tetap saja tidak kebal terhadap serangan siber.
Dengan demikian, pengguna harus selalu waspada dengan perangkat mereka, memperbarui operating system yang tersedial. menginstall aplikasi antivirus, hingga memantau lalu lintas masuk dan keluar dengan firewall.
(Ahmad Muhajir)