Dia juga menyebutkan, seiring pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali akan terjadi perubahan perilaku penggunaan layanan data pada pelanggan.
Kegiatan bekerja dan sekolah yang sepenuhnya dilakukan online, akan memicu peningkatan dalam hal pemakaian aplikasi pertemuan online seperti Zoom, Microsoft Teams, atau Google Meet.
Selain itu konsumsi layanan hiburan digital, seperti media sosial dan game juga diperkirakan ikut meningkat.
Untuk itu, guna memastikan seluruh pelanggan bisa menjalankan aktivitas digitalnya dengan lancar, Smartfren menyiapkan tim network yang siaga hingga tingkat kabupaten.
Tim network ini akan fokus untuk mencegah dan menangani insiden gangguan agar bisa diselesaikan dengan cepat. Smartfren juga didukung oleh network operation center yang beroperasi 24 jam, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.
(Dyah Ratna Meta Novia)